Senin, 21 November 2016

Pengertian rangka

Pengertian Rangka

Beberapa pendapat ahli yang dapat disimpulkan mengatakan bahwa pengertian rangka manusia adalah rangkaian tulang yang saling bersambungan secara teratur dan membentuk tubuh manusia. Dapat dikatakan sebuah rangka jika terhubung satu sama lain yang membuat rangka tersebut terhubung karna adanya sendi dan digerakkan oleh otot, yang kita ketahui bahwa rangka tubuh biasa disebut dengan endoskeleton. Endoskeleton adalah rangka yang terdapat dalam tubuh manusia yang dibungkus oleh otot (daging).
Rangka akan saling bekerja sama yang membentuk sebuah sistem rangka. Sistem rangka adalah suatu kesatuan yang memberikan dukungan berupa dukungan fisik yang disusun oleh sejumlah tulang. Sistem rangka terbagi atas 3 bagian atau 3 tipe yakni eksternal, internal dan basis cairan (rangka hidrostatik). basis cairan (rangka hidrostatik) juga dikelompokkan secara terpisah karna tidak adanya struktur penunjang.
Berdasarkan letaknya, rangka dibedakan menjadi dua macam.
1. Rangka dalam (endoskeleton)
Rangka dalam terletak di dalam tubuh makhluk hidup dan terbungkus oleh kulit dan daging. Contohnya rangka
pada manusia, ayam, kambing, sapi, kerbau, harimau, dan burung.
2. Rangka luar (eksoskeleton)
Rangka luar terletak di luar tubuh makhluk hidup dan tidak terbungkus oleh kulit dan daging. Contohnya udang, jangkrik, belalang, dan kepiting.

Struktur rangka kepala dan anggota badan

A. RANGKA KEPALA (TENGKORAK)
Tulang Tengkorak / Kepala
Rangka kepala dikenal dengan nama tengkorak. Rangka tulang kepala berbentuk bulat, disusun oleh tulang-tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang ini bersatu membentuk sendi tetapi tidak dapat digerakkan. Tulangnya keras yang berguna untuk melindungi otak. Otak merupakan bagian tubuh manusia yang amat penting dan sangat lunak. Rangka kepala (tengkorak) meliputi tulang-tulang pelindung otak dan tulang tengkorak wajah
Tulang-tulang yang menyusun rangka kepala adalah :
a. tulang dahi
b. tulang ubun-ubun
c. tulang pelipis
d. tulang tengkorak
e. tulang baji
f.  tulang air mata
g. tulang pipi
h. tulang hidung
i.  tulang rahang atas
j.  tulang rahang bawah
k. tulang lidah

B. RANGKA BADAN        
Rangka badan tersusun mulai dari tulang leher sampai tulang ekor. Tulang leher dibentuk oleh tujuh (7) ruas tulang. Tulang leher bersambungan dengan tulang punggung hingga tulang ekor. Tulang punggung hingga tulang ekor dibentuk oleh 26 ruas tulang. Jadi, jumlah ruas tulang leher sampai tulang ekor adalah 33 ruas tulang. Tiga puluh tiga tulang ini disebut juga tulang belakang.
rangka : tulang belakang manusia

Pada bagian depan, tulang-tulang rusuk melekat ke tulang dada. Tulang rusuk terdiri atas 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang. Tulang dada terdiri atas tiga bagian, yaitu tangkai atau hulu, badan, dan taju pedang. Tulang rusuk dan tulang dada membentuk tulang dada.

 rangka : tulang rusuk dan tulang dada
Di atas rongga dada terdapat rangka bahu. Bahu dibentuk oleh tulang selangka dan tulang belikat.
rangka tulang bahu

Di badan bagian bawah terdapat rangka panggul (gelang panggul). Gelang panggul (pinggul) dibentuk oleh tulang pinggul dan tulang kemaluan. 
rangka tulang panggul

Tulang penyusun anggota gerak atas dan bawah

Tulang Penyusun Anggota Gerak Atas dan Bawah

Berikut ini adalah pembahasan tentang macam-macam tulang anggota gerak atas, rangka anggota gerak, tulang anggota gerak bawah dilengkapi dengan contohnya.

Tulang-tulang penyusun anggota gerak

Tulang anggota gerak mempunyai kemungkinan gerak yang lebih bebas dibandingkan dengan tulang-tulang yang lain. Hal ini sesuai dengan fungsinya untuk melakukan gerakan.

Anggota gerak pada manusia dibedakan menjadi dua, yaitu:

A. Tulang gerak atas (tangan)

Anggota gerak atas terdiri dari beberapa tulang yang terangkai menyusun tangan. Tulang-tulang yang menyusun tangan antara lain:

1) Tulang lengan atas (dua buah, kanan, dan kiri).

2) Tulang hasta (dua buah, kanan, dan kiri), yaitu tulang yang searah dengan jari kelingking.

3) Tulang pengumpil (dua buah, kanan, dan kiri) yang searah dengan ibu jari.

4) Tulang pergelangan tangan (dua buah, kanan, dan kiri) yang masing-masing terdiri dari delapan buah tulang.

5) Tulang telapak tangan (dua buah, kanan, dan kiri) yang masing-masing terdiri atas lima buah tulang.

6) Tulang jari tangan (kanan dan kiri) yang masing-masing terdiri atas empat belas ruas tulang dan masing-masing jari terdiri atas tiga ruas, kecuali pada ibu jari yang hanya dua rua

B. Tulang gerak bawah (kaki/tungkai)

Anggota gerak bawah berupa kaki yang susunannya hampir sama dengan anggota gerak atas (tangan). Pada kaki tersusun rangkaian tulang-tulang sebagai berikut.

1) Tulang paha (dua buah, kanan dan kiri)

2) Tulang kering (dua buah, kanan dan kiri) yang ada di sebelah depan pada tungkai bawah.

3) Tulang betis (dua buah, kiri dan kanan) yang ada di sebelah belakang pada tungkai bawah.

4) Tulang tempurung lutut (dua buah, kiri dan kanan)

5) Tulang telapak kaki (dua buah, kiri dan kanan), masing-masing terdiri atas lima buah tulang.

6) Tulang jari kaki (kiri dan kanan), masing-masing terdiri atas empat belas tulang. Masing-masing jari ada tiga ruas kecuali ibu jari yang mempunyai ruas.

Minggu, 20 November 2016

Jenis-jenis tulang pada manusia

Jenis Jenis Tulang pada Manusia

Jenis Jenis Tulang pada Manusia – Pada pertemuan kali ini kita akan membahas mengenai bentuk – bentuk tulang manusia. Apakah kalian tahu bahwa tubuh kita terbentuk dari berbagai macam tulang?Mengapa tulang tersebut berbeda-beda bentuknya? Adakah kaitannya dengan fungsi dari tulang tersebut?
Tulang atau kerangka merupakan alat gerak pasif karena tidak dapat bergerak tanpa bantuan otot dan sebagai penopang tubuh kita, tanpa tulang tubuh kita tidak bisa tegak berdiri. Tulang memiliki bentuk yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi yang dimiliki tulang tersebut. Berdasarkan bentuknya, tulang dibedakan menjadi 4 jenis yaitu tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang tak beraturan.

Macam macam Tulang pada Manusia

1. Tulang Keras

Tulang keras terbagi atas tiga bentuk utama, yaitutulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek. Tulang keras dibungkus oleh lapisan jaringan ikat atau periosteum. yang merupakan tempat melekatnya otot.
Saluran Havers pada tulang keras mengandung pembuluh darah yang berfungsi untuk memberikan makanan bagi sel tulang keras (osteosit).

2.Tulang Pipa

Tulang ini memiliki bentuk sesuai namanya yaitu berbentuk pipa. Tulang ini memiliki bentuk memanjang dan tengahnya berlubang. Pada ujung tulang pipa (yang berbentuk seperti bundar) terdapat tulang spons sedangkan pada lapisan tulang pipa terdapat tulang kompak, tulang pipa juga dilapisi periosteum. Tulang pipa berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah.
Ciri-ciri Tulang Pipa :
Tulang ini memiliki bentuk sesuai namanya, yaitu berbentuk pipa.
Tulang ini memiliki bentuk memanjang dan tengahnya berlubang.
Contohnya adalah tulang paha, tulang betis, dan tulang lengan.
Jenis Jenis Tulang pada Manusia
Source: Google Images

3.Tulang Pipih

Tulang ini memiliki bentuk pipih seperti pelat. Contohnya adalah adalah tulang belikat, tulang usus, tulang panggul, tulang penyusun tengkorak, tulang rusuk, dan tulang dada. Tulang pipih berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
Jenis Jenis Tulang pada Manusia
Source: Google Images

4.Tulang Pendek

Tulang pendek memiliki bentuk sesuai dengan namanya berbentuk pendek dan berisi sumsum merah. Tulang ini bersifat ringan dan kuat. Meskipun tulang ini pendek, tulang ini mampu menahan beban yang cukup berat. Contohnya adalah tulang pergelangan tangan, ruas tulang belakang, tempurung lutut, telapak tangan, dan telapak kaki. Tulang Pendek berfungsi sebagai tempat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih.
Jenis Jenis Tulang pada Manusia
Source: Google Images

5.Tulang Tak Beraturan

Tulang Tak Beraturan. Tulang jenis ini merupakan gabungan dari berbagai bentuk tulang. Contohnya adalah tulang rahang pada wajah dan tulang yang terdapat pada ruas-ruas tulang belakang.
Sekarang kalian sudah mengetahui Jenis Jenis Tulang pada Manusia, sebagai alat penopang bagi tubuh kita, tentu kita harus merawatnya dengan baik, jangan sampai kita jadi tidak bisa berjalan, berlari bahkan tidak bisa menggerakan bagian dari tubuh kita karena kita tidak cukup mengkonsumsi vitamin D yang berfungsi untuk membantu pembentukan tulang kita. 

Bentuk tulang dan persendian

Bentuk-Bentuk Tulang

 Berdasarkan bentuknya, tulang terbagi ke dalam 4 jenis, yaitu tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, dan tulang tak berbentuk. 


Bentuk Tulang

Semua bentuk tulang, baik itu tulang pipa, tulang pipih, tulang pendek, maupun tulang tak berbentuk, semuanya memiliki karakteristik dan ciri fisiknya masing-masing. Perhatikan gambar keempat bentuk tulang tersebut berikut ini.

Bentuk-Bentuk Tulang

1. Tulang Pipa (Tulang Panjang)

Bentuk-Bentuk Tulang pipa
Tulang pipa adalah tulang dengan bentuk panjang menyerupai pipa atau tabung. Karena bentuknya ini, kadang kali tulang pipa disebut juga tulang panjang. Bentuk tulang ini memanjang dengan setiap ujungnya meluas dan menyerupai bentuk bonggol. 

Tulang pipa terbagi menjadi 3 bagian, yaitu dua bagian ujung yang membonggol(epifis), bagian tengah (diafisis), dan bagian antara ujung dan tengah (cakra epifis).  Perhatikan gambar di samping untuk lebih jelasnya!

Dalam bonggol yang terdapat dalam tulang pipa terdapat tulang spons yang berongga. Rongga dalam tulang spons tersebut berisi sumsum merah tulang. Sumsum ini berfungsi sebagai tempat sel-sel darah merah diproduksi. Adapun pada bagian tengah tulang pipa terdapat sumsum kuning atau jaringan lemak. Sumsum ini berfungsi sebagai tempat sel darah putih diproduksi.

Beberapa tulang pada tubuh manusia yang tergolong memiliki bentuk tulang pipa antara lain  tulang paha, tulang betis, tulang kering, dan tulang hasta.

2. Tulang Pipih

Bentuk-Bentuk Tulang Pipih
Tulang pipih adalah tulang dengan bentuk pipih gepeng. Tidak seperti tulang pipa, bagian dalam tulang pipih umumnya tidak berongga sehingga bersifat pejal. Pada bagian bawah tulang pipih, spons berisi sumsum merah tulang yang menjadi tempat produksi sel darah merah biasanya juga ditemukan. Beberapa tulang pada tubuh manusia yang tergolong mempunyai bentuk tulang pipih antara lain tulang rusuk, tulang dada, tulang tengkorak, dan tulang belikat. 

3. Tulang Pendek

Tulang pendek adalah tulang dengan bentuk pendek. Sama seperti tulang pipih, tulang pendek juga tidak berongga dan bersifat pejal, akan tetapi mengandung sumsum merah tulang. 

Bentuk-Bentuk Tulang Pendek
Karena bentuknya yang pendek, tulang ini biasanya bergerombol dan membentuk ruas-ruas tulang. Beberapa tulang pada tubuh manusia yang tergolong mempunyai bentuk tulang pipih antara lain ruas-ruas tulang pergelangan tangan, ruas tulang belakang, ruas jari tangan, dan ruas jari kaki.

4. Tulang Tak Berbentuk

Tulang tak berbentuk adalah tulang dengan bentuk yang tidak menentu.Jenis tulang ini hanya terdapat pada kerangka wajah dan tulang belakang manusia.

PERSENDIAN

Macam-Macam Sendi Pada Manusia dan Gambar Letaknya

Pengertian Sendi / Persendian / Artikulasi
Sendi atau persendian adalah hubungan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain. Berdasarkan jaringan penyambungnya dan pergerakkannya, jenis-jenis sendi dibagi menjadi 3 yaitu: 
1. Sinartrosis 
Sendi sinartosis adalah suatu hubungan tulang yang tidak dapat digerakkan atau mempunyai gerakan yang minimal, sesuai dengan jaringan penghubungnnya. Macam-macam sendi sinartosis yakni:
A. Sinfibrosis adalah hubungan antar tulang dengan jaringan sabut-sabut kolagen dan jaringan ikat diantaranya, sehingga tidak dapat digerakkan. Contoh sendi sinfibrosis adalah sutura-sutura di tengkorak maupun tulang koksa (coxae).  

Gambar sutura pada tengkorak.
B. Sinkondrosis adalah hubungan antar tulang dengan jaringan tulang rawan diantaranya, atau adanya diskus. Contoh sendi sinkondrosis adalah tulang-tulang vertebrae, antara tulang dada dengan tulang rusuk/iga.  
2.  Diartrosis 
Sendi diartosis adalah suatu hubungan tulang yang dapat digerakkan dengan bebas, umumnya diliputi oleh suatu selaput (capsula sinovia) dan diantaranya terdapat cairan sinovia. Berdasarkan sumbu yang ada dan arah gerakkannya dibedakan menjadi 
A. Sendi engsel adalah suatu hubungan antar tulang yang memiliki satu sumbu sehingga hanya bergerak kesatu arah. Fungsi sendi engsel terdapat pada sendi siku dan sendi lutut. 

Gambar sendi engsel
B. Sendi peluru adalah jenis sendi ini merupakan hubungan antar pulang yang memiliki oagian cekung dan bagian bulat,  ada dua sumbu,  sehingga bergerak meluncur ketiga arah. Fungsi sendi peluru terdapat pada sendi gelang bahu dan sendi gelang panggul (sendi coxae). 

Gambar sendi peluru
C. Sendi putar adalah persendian yang memiliki sumbu yang lebih dari dua, sehingga seolah-olah dapat berputar, bergerak bebas. Fungsi sendi putar terdapat pada sendi antara vertebra servikalis 1-2 dan tulang dasar tengkorak.

Gambar tulang belakang ruas pertama (axis)
D. Sendi pelana adalah sendi yang mempunyai gerakkan yang menggeser saja, seperti kalau menduduki pelana kuda. Fungsi sendi pelana terdapat pada persendian antar tulang pergelangan tangan maupun kaki.

Gambar sendi pelana
3. Amfiartrosis 
Amfiartrosis (sendi kaku) adalah hubungan antar tulang yang hanya sangat sedikit memungkinkan adanya gerakan. Contoh sendi Amfiartrosis yakni persendian yang terdapat pada tulang-tulang pergelangan tangan, persendian tulang pergelangan kaki, serta persendian ruas-ruas tulang belakang.
Selain itu, jenis-jenis persendian juga dapat dibedakan berdasarkan gerakannya, yakni:
  1. Sendi kaku adalah sendi yang terdiri dari ujung-ujung tulang rawan yang menghasilkan gerakan terabatas dan bersifat kaku. Contoh sendi kaku adalah gerakan pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki.
  2. Sendi mati adalah sendi yang tidak adanya gerakan. Contoh sendi mati adalah sutura yang menghubungkan antar tulang pada tengkorak.
  3. Sendi gerak adalah sendi yang gerakannya secara bebas. Contoh sendi gerak adalah pada sendi diartosis seperti yang telah dijelaskan di atas.